Meldenique Babeloa, putri Duke Babeloa, selalu gagal dalam berbisnis, hingga dicap sebagai aib keluarganya. Namun, suatu hari dia bersikeras untuk keluar dari keluarga dan membuka bisnis baru yang berbeda dari bisnis bangsawan pada umumnya. Yaitu toko alat tulis! “Aku datang ke depan akademi untuk membuat anak-anak bahagia.”